Senin, 27 Oktober 2014

Smart Bike for Smart Living

Akhirnya tiba juga saya mulai membuka menu "untuk menulis" hahahaha ... udah berapa lama yaa? hampir setengah tahun lebih kayak nya wkwkwk ...
tapi ga pa pa lah sekarang udah mulai ada niat lagi untuk menulis ... yahh meskipun tulisan saya ini sedikit bermanfaat bagi yang merasakan manfaatnya tapi yaaah benar saya masih proses belajar agar menjadi penulis yang handal Aaamiiinnn

kembali ke tujuan ....

kali ini saya akan menyampaikan sebuah konsep/ ide yang merupakan hasil dari melamun saya hehehe... tidak heran saya sering kali melakukan itu untuk menyampaikan suatu "unek-unek" yang mungkin bisa bermanfaat bagi Bangsa Indonesia. Insya'Allah

Di zaman yang serba mobile seperti saat ini memang memberikan suatu dampak kemajuan yang sangat signifikan. Arus informasi dapat melaju dengan cepat meberikan kemanfaatannya baik itu yang positif ataupun yang negatif. Dengan dukungan fasilitas teknologi yang menunjang dan murah, membuat manusia sangat begitu mudah untuk mensharing berbagai informasinya tentang apapun itu. Porses kemudahan dalam menemukan informasi ini pada intinya tidak lepas dari sistematisasi suatu informasi sehingga dibuatlah menjadi mudah, semua tidak lepas dari kemajuan teknologi dan peradaban. 

Tapi bukan itu yang menjadi concern dari tulisan ini, melainkan semakin tingginya tingkat pertumbuhan manusia yang dapat berdampak pada pesatnya mobilitas dari pada manusia itu sendiri disuatu negara. Hal ini diperlukan fasilitas yang harus menjawab kemudahan mobilitas ini. Di saat masyarakat dapat dengan mudah melakukan mobilitasnya sesuai dengan tujuannya dan pada akhirnya akan meningkatkan kulaitas kehidupan sosialnya dan juga ekonominya baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu fasilitas dari mobilitas ini harus diberikan perhatian khusus demi terciptanya suatu peningkatan ataupun perkembangan yang terus dapat menunjang keberlangsungan penguatan kehidupan ekonomi dan sosial lebih baik. bla bla bla bla bla ... ngomong apa sih :p

Intinya gini, sekarang contoh aja di kota besar misal Jakarta, sudah banyak jalan bagus yang sudah dibangung untuk memfasilitasi mobilitas kendaraan, baik kendaraan manual maupun kendaraan bermotor. Semakin banyaknya kemudahan dalam bermobilitas mengakibatkan semakin cepatnya Kota Jakarta tumbuh pesat dengan kehidupan sosial dan ekonominya yang begitu berwarna. Tapi semua itu ternyata menimbulkan suatu dampak yang bisa dirasakan setelah hal tersebut benar-benar terjadi misalnya "Kemacetan Ibu Kota Jakarta" yuupsss ini maksud saya .... perlu digaris bawahi pemerintah memang sudah banyak berupaya dalam memberikan kemudahan fasilitas untuk mempermudah perhubungan manusia ini (ciee bahasa baku yang ga laku) tapi namanya suatu tempat punya namanya kapasitas, dan jika suatu kapasitas ini sudah terlalu dilampaui, pada akhirnya akan menimbulkan suatu dampak .... masalahnya dampaknya negatif ... yaitu kemacetan. Karena semakin mudahnya pertumbuhan ekonomi di Jakarta ... dalam artian semakin mudahnya orang ke Jakarta untuk mencari uang, maka inilah yang menyebabkan orang berbondong-bondong untuk melakukan mobilitasnya dengan menggunakan kendaraan ke Jakarta, masalahnya .... kebanyakan dari mereka All of Them ... membawa kendaraan bermotor sehingga menyumbang polusi yang seharusnya tidak boleh mereka lakukan, karena .... (ssstttttt sok tahu banget kamu bro) yah begitu lah ... semua orang yang menginginkan hidup berkualitas pada kesehatan pada akhirnya akan menjadi cemoohan orang yang meremehkan hal tersebut.

Mobil Pribadi, kendaraan motor pribadi yang selalu berlalu lalang dan bertambah banyak memadati lalu lintas Ibu Kota Jakarta yang tercinta ini membuat bersambung ....